Selasa, 06 Desember 2011

SEJARAH SENI UKIR INDONESIA



kir ~ Juru ( pandai, tukang )Contoh: Tukang Ukir : Orang yang pekerjaannya mengukirMengukir : Menoreh ( menggores, memahat ) dsb.
untuk membuat lukisan ( gambar ) pada kayu, batu, logam,dsb.
Ukiran : ( ukiran-ukiran ) hiasan yang terukir.
Seni Ukir : seni pahat
PEMAHAMAN TENTANG SENI UKIR INDONESIA
Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung (kruwikan) dan bagian-bagian cembung (buledan) yang menyusun suatu gambar yang indah. Pengertian ini berkembang hingga dikenal sebagai seni ukir yang merupakan seni membentuk gambar pada kayu, batu, atau bahan-bahan lain.

Bangsa Indonesia mulai mengenal ukir sejak zaman batu muda (Neolitik), yakni sekitar tahun 1500 SM. Pada zaman itu nenekmoyang bangsa Indonesia telahmembuat ukiran pada kapak batu, tempaan tanah liat atau bahan lain yang ditemuinya. Motif dan pengerjaan ukiran pada zaman itu masih sangat sederhana. Umumnya bermotif geometris yang berupa garis, titik, dan lengkungan, dengan bahan tanah liat, batu, kayu, bambu, kulit, dan tanduk hewan Pada zaman yang lebih dikenal sebagai zaman perunggu, yaitu berkisar tahun 500 hingga 300 SM. Bahan untuk membuat ukiran telah mengalami perkembangan yanitu menggunakan bahan perunggu, emas, perak dan lain sebagainya. Dalam pembuatan ukirannya adalah menggunakan teknologi cor. Motif-motif yang di gunakanpada masa zaman perunggu adalah motif meander, tumpal, pilin berganda, topeng, serta binatang maupun manusia. Motif meander ditemukan pada nekara perunggu dari Gunung merapi dekat Bima. Motif tumpal ditemukan pada sebuah buyung perunggu dari kerinci Sumatera Barat, dan pada pinggiran sebuah nekara (moko dari Alor, NTT. Motif pilin berganda ditemukan pada nekara perunggu dari Jawa Barat dan pada bejana perunggu darikerinci, Sumatera. Motif topeng ditemukan pada leher kendi dari Sumba. Nusa Tenggara, dan pada kapak perunggu dari danau Sentani, Irian Jaya. Motif ini menggambarkan muka dan mata orang yang memberi kekuatan magis yang dapat menangkis kejahatan. Motif binatang dan manusia ditemukan pada nekara dari Sangean.
Setelah agama Hindu, Budha, Islam masuk ke Indonesia, seni ukir mengalami perkembangan yang sangat pesat, dalam bentuk desain produksi, dan motif. Ukiran banyak ditemukan pada badan-badancandi dan prasasti-prasasti yang di buat orang pada masa itu untuk memperingati para raja-raja. Bentuk ukiran juga ditemukan pada senjata-senjata, seperti keris dan tombak, batu nisan, masjid, keraton, alat-alat musik, termasuk gamelan dan wayang. Motif ukiran, selain menggambarkan bentuk, kadang-kadang berisi tentang kisah para dewa, mitos kepahlawanan, dll. Bukti-bukti sejarah peninggalan ukiran pada periode tersebut dapat dilihat pada relief candi Penataran di Blitar, candi Prambanan dan Mendut di Jawa Tengah.
Saat sekarang ukir kayu dan logam mengalami perkembangan pesat. Dan fungsinyapun sudah bergeser dari hal-hal yang berbau magis berubah menjadi hanya sebagai alat penghias saja.pada ukiran kayu meliputi motif Pejajaran, Majapahit, Mataram, Pekalongan, Bali, Jepara, Madura, Cirebon, Surakarta, Yogyakarta, dan berbagai macam motif yang berasal dari luarJawa.


LEGENDA SENI UKIR JEPARA

Dikisahkan seorang ahli seni pahat dan lukis bernama Prabangkara yang hidup pada masa Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit, pada suatu ketika sang raja menyuruh Prabangkara untuk membuat lukisan permaisuri raja sebagai ungkapan rasa cinta beliau pada permaisurinya yang sangat cantik dan mempesona.

Lukisan permaisuri yang tanpa busana itu dapat diselesaikan oleh Prabangkara dengan sempurna dan tentu saja hal ini membuat Raja Brawijaya menjadi curiga karena pada bagian tubuh tertentu dan rahasia terdapat tanda alami/khusus yang terdapat pula pada lukisan serta tempatnya/posisi dan bentuknya persis. Dengan suatu tipu muslihat, Prabangkara dengan segala peralatannya dibuang dengan cara diikat pada sebuah laying-layang yang setelah sampai di angkasa diputus talinya.
Dalam keadaan melayang-layang inilah pahat Prabangkara jatuh di suatu desa yang dikenal dengan nama Belakang Gunung di dekat kota Jepara.
Di desa kecil sebelah utara kota Jepara tersebut sampai sekarang memang banyak terdapat pengrajin ukir yang berkualitas tinggi. Namun asal mula adanya ukiran disini apakah memang betul disebabkan karena jatuhnya pahat Prabangkara, belum ada data sejarah yang mendukungnya.


Sejarah

  1. Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat, terdapat seorang patih bernama Sungging Badarduwung yang berasal dari Campa (Kamboja) ternyata seorang ahli memahat pula. Sampai kini hasil karya Patih tersebut masih bisa dilihat di komplek Masjid Kuno dan Makam Ratu Kalinyamat yang dibangun pada abad XVI.

  1. Keruntuhan Kerajaan Majapahit telah menyebabkan tersebarnya para ahli dan seniman hindu ke berbagai wilayah paruh pertama abad XVI. Di dalam pengembangannya, seniman-seniman tersebut tetap mengembangkan keahliannya dengan menyesuaikan identitas di daerah baru tersebut sehingga timbulah macam-macam motif kedaerahan seperti : Motif Majapahit, Bali, Mataram, Pajajaran, dan Jepara yang berkembang di Jepara hingga kini.


SENI UKIR PAPUA

Bagi suku Asmat, seni ukir kayu adalah bagian dari kehidupan sehari-hari yang telah turun temurun menjadi suatu kebudayaan yang bukan saja dikenal di Papua dan Indonesia, melainkan sudah ke seluruh dunia. Bagi setiap turis asing yang berkunjung ke Papua, rasanya kurang lengkap apabila tidak mengenal atau membeli cenderamata karya ukir suku Asmat dalam berbagai ukuran.
Ciri khas dari ukiran suku asmat adalah polanya yang unik dan bersifat naturalis, dimana dari pola-pola tersebut akan terlihat kerumitan cara membuatnya sehingga membuat karya ukir suku Asmat bernilai tinggi dan sangat banyak diminati para turis asing yang menggemari karya seni.
Dari segi model, ukiran suku Asmat memiliki pola dan ragam yang sangat banyak, mulai dari patung model manusia, binatang, perahu, panel, perisai, tifa, telur kaswari sampai ukiran tiang. Suku Asmat biasanya mengadopsi pengalaman dan lingkungan hidup sehari-hari sebagai pola ukiran mereka, seperti pohon, perahu, binatang dan orang berperahu, orang berburu dan lain-lain.
Mengukir adalah sebuah tradisi kehidupan dan ritual yang terkait erat dengan spiritualitas hidup dan penghormatan terhadap nenek moyang. Ketika Suku Asmat mengukir, mereka tidak sekedar membuat pola dalam kayu tetapi mengalirkan sebuah spiritualitas hidup.


Seni Ukir
Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung
(kruwikan) dan bagian-bagian cembung (buledan) yang menyusun suatu gambar yang
indah. Pengertian ini berkembang hingga dikenal sebagai seni ukir yang merupakan
seni membentuk gambar pada kayu, batu, atau bahan-bahan lain.
Bangsa Indonesia mulai mengenal ukir sejak zaman batu muda (Neolitik), yakni
sekitar tahun 1500 SM. Pada zaman itu nenekmoyang bangsa Indonesia
telahmembuat ukiran pada kapak batu, tempaan tanah liat atau bahan lain yang
ditemuinya. Motif dan pengerjaan ukiran pada zaman itu masih sangat sederhana.
Umumnya bermotif geometris yang berupa garis, titik, dan lengkungan, dengan bahan
tanah liat, batu, kayu, bambu, kulit, dan tanduk hewan Pada zaman yang lebih
dikenal sebagai zaman perunggu, yaitu berkisar tahun 500 hingga 300 SM. Bahan
untuk membuat ukiran telah mengalami perkembangan yanitu menggunakan bahan
perunggu, emas, perak dan lain sebagainya. Dalam pembuatan ukirannya adalah
menggunakan teknologi cor. Motif-motif yang di gunakanpada masa zaman perunggu
adalah motif meander, tumpal, pilin berganda, topeng, serta binatang maupun
manusia. Motif meander ditemukan pada nekara perunggu dari Gunung merapi dekat
Bima. Motif tumpal ditemukan pada sebuah buyung perunggu dari kerinci Sumatera
Barat, dan pada pinggiran sebuah nekara (moko dari Alor, NTT. Motif pilin berganda
ditemukan pada nekara perunggu dari Jawa Barat dan pada bejana perunggu
darikerinci, Sumatera. Motif topeng ditemukan pada leher kendi dari Sumba. Nusa
Tenggara, dan pada kapak perunggu dari danau Sentani, Irian Jaya. Motif ini
menggambarkan muka dan mata orang yang memberi kekuatan magis yang dapat
menangkis kejahatan. Motif binatang dan manusia ditemukan pada nekara dari
Sangean.
Setelah agama Hindu, Budha, Islam masuk ke Indonesia, seni ukir mengalami
perkembangan yang sangat pesat, dalam bentuk desain produksi, dan motif. Ukiran
banyak ditemukan pada badan-badancandi dan prasasti-prasasti yang di buat orang
pada masa itu untuk memperingati para raja-raja. Bentuk ukiran juga ditemukan pada
senjata-senjata, seperti keris dan tombak, batu nisan, masjid, keraton, alat-alat musik,
termasuk gamelan dan wayang. Motif ukiran, selain menggambarkan bentuk, kadangkadang
berisi tentang kisah para dewa, mitos kepahlawanan, dll. Bukti-bukti sejarah
peninggalan ukiran pada periode tersebut dapat dilihat pada relief candi Penataran di
Blitar, candi Prambanan dan Mendut di Jawa Tengah.
Saat sekarang ukir kayu dan logam mengalami perkembangan pesat. Dan
fungsinyapun sudah bergeser dari hal-hal yang berbau magis berubah menjadi hanya
sebagai alat penghias saja.pada ukiran kayu meliputi motif Pejajaran, Majapahit,
Mataram, Pekalongan, Bali, Jepara, Madura, Cirebon, Surakarta, Yogyakarta, dan
berbagai macam motif yang berasal dari luarJawa. Motif-motif
KERAJINAN
Rajin : suka dan giat bekerja, selalu berusaha, getol.
Kerajinan : hal ( sifat ) rajin, kegetolan
Contoh :
Barang-barang kerajinan yaitu barang-barang hasil pekerjaan tangan.
Created by Jon Budi Prayogo
Jadi dengan demikian yang dimaksud dengan Kerajinan Ukir adalah barang-barang
ukiran atau hiasan yang dihasilkan oleh seseorang yang dalamperwujudannya
memerlukan ketekunan, keterampilan, dan perasaan seni dengan cara di toreh /
dipahat di atas kayu, batu, logam, gading, dsb. Sedangkan yang dimaksud dengan
kerajinan ukir kayu adalah jenis kerajinan yang menggunakan teknik ukir pada bahan
kayu.
Sedangkan teknik ukir adalah teknik pembuatan hiasan yang menggunakan alat
berupa tatah / pahat ukir.
Seni Ukir merupakan gubahan dari bentuk-bentuk visual yang dalam pengolahannya
mempunyai sifat kruwikan ( Jawa ) dengan susunan yang harmonis, sehingga
memikiki nilai estetis. Seni ukir diujudkan melalui bahan kayu, logam, gading , batu
dan bahan-bahan lain yang memungkinkan untuk dikerjakan. Adapun bentuk-bentuk
gubahan tersebut merupakan stilisasi dari bentuk alam yang meliputi tumbuhtumbuhan,
binatang, awan, air, manusia, dsb.
Selanjutnya yang dimaksud dengan kerajinan adalah jenis kesenian yang
menghasilkan berbagai macam perabot, hiasan atau barang-barang yang artistik,
terbuat dari kayu, besi, porselin, emas, gading, kain tenunan, dsb. Hasil dari suatu
kerajinan tangan juga di sebut “seni guna”

Senin, 05 Desember 2011


Beckham Mungkin Tetap di LA Galaxy
MANILA, KOMPAS.com — Gelandang Los Angeles Galaxy, David Beckham (36), mengisyaratkan mendapat kesempatan berkarier di klub lain. Ia mengaku belum mengambil keputusan dan tak menutup kemungkinan tetap di LA Galaxy.
Kontrak Beckham akan habis akhir bulan ini. Menurut pemberitaan di Perancis, Paris Saint Germain (PSG) berminat merekrutnya.
"Aku sangat bangga atas kesempatan bersama LA Galaxy dan ini mungkin berlanjut. Aku pikir, pada akhirnya aku harus membuat keputusan besar. Namun, sejauh ini aku belum memutuskan apa-apa," ujar Beckham.
Meski sudah tak lagi muda, Beckham masih menunjukkan dedikasi pada sepak bola, dengan tak menutup kemungkinan bermain, sekalipun tak di level utama. Hal ini menjadikannya salah satu pemain senior yang dipertimbangkan masuk skuad Inggris Raya untuk Olimpiade 2012 London.
"Semoga aku kembali ke London musim panas mendatang," tukasnya.

Pemain tim nasional Indonesia Selection Andik Vermansyah (kiri) melihat pemain LA Galaxy David Beckham pada pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (30/11). LA Galaxy menang 1-0. TEMPO/Zulkarnain

David Beckham Pertimbangkan Masa Depannya  

TEMPO.CO, Melbourne - Bintang sepak bola David Beckham mengaku sedang memikirkan masa depannya setelah kontrak dengan Los Angeles Galaxy, klub bola Amerika Serikat, berakhir. Pemain berusia 36 tahun ini akan mengakhiri masa kontraknya setelah Galaxy melakukan laga persahabatan dengan Melbourne City, Selasa, 6 Desember 2011.

Bekas kapten tim nasional Inggris ini sedang mempertimbangkan apakah akan bermain dengan salah satu klub di Prancis, Paris St. Germain, atau tetap tinggal di Amerika Serikat. Dia mengatakan kepada wartawan, Senin, 5 Desember 2011, bahwa dirinya untuk sementara ingin menghabiskan waktu bersama sebelum mengambil keputusan.

"Saya ingin mengakhiri musim ini dengan tropi juara, selanjutnya melakukan perjalanan untuk merayakannya," ujar Beckham.

Beckham dan Galaxy tiba di Melbourne, Ahad, 4 Desember 2011, untuk melakoni laga persabahatan di Stadion Victory. Kesempatan ini dimanfaatkan Beckham berkunjung ke Melbourne’s Royal Children’s Hospital.

Di rumah sakit ini, Beckham disambut anak-anak dan orang tua. Ia tampak mengenakan T-shirt dan celana jins. Beckham menghabiskan waktu hampir sejam untuk berbicara dan foto bersama para pasien dan staf rumah sakit.

AC Milan Masih Berburu Tevez

TRIBUNNEWS.COM, MILAN – Ketertarikan AC Milan pada Carlos Tevez masih berlanjut. Namun kabar terbaru menyebutkan bahwa Rossoneri hanya ingin mendatangkan penyerang asal Argentina itu sebagai pemain pinjaman.
Bukan rahasia lagi jika Tevez menjadi target nomor satu Milan saat ini. Kabarnya, lelaki berjuluk Carlitos itu akan coba dipinjam pada Januari tahun depan guna menggantikan peran Antonio Cassano yang bakal absen hingga akhir musim lantaran mengalami masalah jantung.
Menurut berita terkini dari Daily Mail, Milan telah berbicara dengan kubu The Citizen soal keinginan mereka untuk meminjam Tevez. Dan, raksasa Italia itu memberikan waktu 10 hari pada City untuk memberikan jawaban.
Usaha Milan ini jelas tak mudah. Pasalnya, pihak Manchester City pernah menegaskan bakal melepas pemainnya itu dengan status permanen, bukan dipinjamkan.
Sebagai opsi alternatif, Milan tengah memburu striker kepunyaan Catania, Maxi Lopez. Kabar dari Italia menyebutkan bahwa Catania telah setuju untuk melepas pemain andalannya itu di bursa transfer musim dingin. Hanya saja, semua masih bergantung apakah I Diavolo Rosso mampu mendatangkan Tevez atau tidak.

 


Atletik Indonesia Sudah Sumbang Tujuh Medali Emas

PALEMBANG (Pos Kota) – Atletik Indonesia menyamai rekor perolehan medali emas yang mereka peroleh di SEA Games 2009 Laos, setelah pada hari kedua pertandingan cabang atletik SEA Games 2011, Minggu (13/11), menyabet tambahan tiga medali emas dari 12 medali yang diperebutkan. Sehari sebelumnya, atletik membukukan empat medali emas.
Dengan demikian, atletik Indonesia sudah membukukan tujuh medali emas SEA Games 2011. Pada hari pertama emas diraih Rini Budiarti dari nomor lomba 3.000m halang rintang (steeplechase), Franklin Ramses Buruni (100m putra), serta Serafi Anelis unani (100m putri), dan Triyaningsih (lari jarak jauh 10.000m putri).
“Kami memang ingin medali emas sebanyak-banyaknya, tetapi setidaknya kami bisa mempertahankan tujuh medali yang kami rebut di Laos,” kata Tuti Merdiko, Wakil Sekjen PB-PASI usai pertandingan di Stadion Atletik Jakabaring, tadi malam.
Agus Prayoga yang turun di nomor Men’s 10000m menyumbangkan medali emas pertama pada pegelaran hari kedua pertandingan atletik. Sayang, Dedeh Erawati yang diunggulkan di nomor Women’s 100m Hurdles, gagal memberikan yang tarbaik bagi Indonesia setelah finis di urutan kedua dengan selisih 0,02 dari perebut emas dari Thailand, Wallapa Punsoongneun dengan catatan waktu 13.51.
Kemenangan Agus merebut medali emas nomor 10000m semakin sempurna setelah rekannya Johan Jauhari merebut medali perak. Agus mencatkan angka 30.10.43, sedangkan Johan membukukan waktu 30.43.62. Sedangkan medali perunggu menjadi milik Vietnam, Van Lai Nguyen yang membukukan waktu 31.22.20.
“Saya tidak terlalu ngotot, sebab saat 5000m waktu saya sudah melewati waktu saat pertandingan di Laos 2009. Karena itu, saya jaga ritme saja sehingga tidak terlalu ngogot untuk memperbaiki rekor saya, 23.25 detik,” prajurit TNI-AD berpangkat Sersan Dua dari kesatuan Secapa TNI-AD tersebut.
Target PB-PASI untuk melewati perolehan medali emas SEA Games Laos, sangat terbuka lebar. Seperti diungkapkan Agus Prayoga yang akan turun di nomor 5000m. “Saya akan all-out (habis-habisan) untuk 5000m nanti,” kata dia.
Mengomentari Eduardo Buenaviesta yang mundur sebelum start, Agus Prayoga mengatakan, “Dia melakukan itu untuk simpan energi. Dia nanti akan turun di nomor 5000m, dia pasti akan habis-habisan di sana,” kata Agus.
Dari nomor Mens’s 1500m final, Ridwan menambah pundi-pundi emas Indonesia setelah mengalahkan Filipina, Mervin Guarte. Ridwan unggul tipis dengan waktu 3.47.63, sedangkan Guarte 3.47.65. Di posisi ketiga untuk medali perak, direbut atlet Malaysia, Mohd. Jironi Ridzuan dengan waktu 3.49.27.
Indonesi juga menyumbangkan medali emas dari nomor Men’s 400m atas nama Astriyanto Heru dengan waktu 47.53, sedangkan medali perak direbut Christian Bangsit Archand dengan catatan waktu 47.71, serta medali perunggu direbut Leuwol Yacobus dengan membukukan waktu 47.97.(ian/hasby/b)

 


 

Atletik Tambah Dua Emas Lagi  


TEMPO.CO, Jakarta:Cabang atletik tampil mencorong di SEA Games kali ini. Dalam lomba hari keempat Selasa, 15 November 2011, cabang ini kembali menyumbang dua medali emas, yakni dari tim estafet 4 X 100 meter putra serta Agus Prayogo di nomor lari 5000 meter.

Dengan sumbangan dua emas itu, atletik yang hanya ditargetkan meraih 7 emas sudah mengumpulkan 11 emas. Besok, masih ada dua emas yang akan diperebutkan di cabang ini, yakni dari nomor maraton.

Tim estafet 4 X 100 meter putra merebut emas setelah finis terdepan dengan catatan waktu 39,905 detik. Meski jauh dari rekor SEA Games, tim yang diperkuat para pelari muda ini sukses mencatatkan prestasi tersendiri. Setelah dalam dua SEA Games terakhir selalu meraih perak, baru kali ini emas bisa ada dalam genggaman. "Saya tidak bisa menyangka karena tadi kami sempat tertinggal jauh," kata Farrel Octaviandi yang menjadi pelari terakhir.

Medali perak menjadi milik tim Singapura yang mencapai garis finis dengan catatan waktu 39,909 detik. Sementara perunggu diraih tim Malaysia yang finis ketiga dengan catatan 40,41 detik. Indonesia memang sempat tertinggal jauh mulai dari pelari ketiga, Fadlin. Sebelumnya Indonesia sudah tampak memimpin saat pelari kedua Franklin Ramses Burumi melesat setelah mengambil tongkat dari Fernando Lumain.

Farrel kemudian berusaha mengejar ketertinggal di 100 meter terakhir, sampai akhirnya masuk bersamaan dengan pelari Singapura. "Saya tidak bisa menyangka, yang jelas ada kekuatan dari Tuhan yang bisa membuat kita bisa seperti ini," katanya.

Sementara itu, tim estafet putra yang diperkuat Nurul Imaniar, Tri Setyo Utami, Serafi Anelis Unani, dan Dedeh Erawati finis kedua dan berhak atas perak. Nurul cs finis dengan catatan waktu 45 detik sekaligus menjadi catatan rekor nasional terbaru mematahkan rekor yang dibuat pada SEA Games Laos 2009 sejauh 45,35 detik. "Meski kita meraih perak saja, tetapi kita tetap bangga karena bisa mempertajam rekor lagi," kata Nurul Imaniar.

Emas untuk Indonesia lainnya dipersembahkan pelari jarak jauh Agus Prayogo setelah finis terdepan di nomor 5000 meter dengan catatan waktu 14 menit 10,01 detik. Sayangnya, Agus tidak bisa mencapai targetnya untuk memecahkan rekor SEA Games 14 menit 8,87 detik. "Saya sangat kecewa, apalagi bedanya tidak terlalu jauh," katanya.

Medali perak juga menjadi milik Indonesia setelah Jauhari Johan finis di urutan kedua dengan catatan waktu 14 menit 35,98 detik. Sementara, medali perunggu menjadi milik Nguyen Van Lai asal Vietnam dengan catatan waktu 14 menit 41,30 detik.

Dwi Ratnawati, yang diharapkan bisa mempersembahkan emas di nomor lempar cakram putri hanya bisa puas meraih perak. Dwi yang melempar sejauh 49,98 meter sulit melampaui sang peraih emas Insaeng Subenrat asal Thailand dengan lemparan sejauh 52,25 meter. Ini sekaligus menjadi rekor SEA Games baru di lempar cakram yang sebelumnya sudah bertahan selama 12 tahun yaitu sejauh 51,48 meter.

 

 

 

PB PASI Beri Bonus Pelatih & Atlet SEA Games

Atletik menyumbangkan 13 medali emas, 12 perak dan 11 perunggu di SEA Games. 

VIVAnews - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia (PB PASI), Bob Hasan tak ingin ketinggalan memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih atletik yang berprestasi di SEA Games 2011. Apalagi, atletik menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi kontingen Indonesia yang menjadi juara umum SEA Games ke-26.

Atletik menyumbangkan 13 medali emas, 12 perak dan 11 perunggu di SEA Games. Ini menjadi peningkatan besar dimana pada SEA Games 2009 Laos, Atletik hanya menyumbangkan 7 emas. Sukses ini dirayakan dalam acara Syukuran dan Apresiasi di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu 27 November 2011.

"PB PASI masih terus berupaya meningkatkan prestasi para atlet. Untuk mendukungnya, kami akan kirimkan 10 pelatih muda ke Malente, Jerman, pekan depan," kata Bob Hasan. 

Pada acara ini, pelatih yang mengantarkan atletnya meraih emas mendapatkan bonus Rp50 juta, perak Rp25 juta dan perunggu Rp10 juta. Bagi
pelatih yang belum bisa mengantarkan atletnya meraih medali pun PASI masih memberikan bonus Rp2,5 juta. Pemerintah juga memberikan bonus kepada pelatih ini berturut-turut yakni Rp50 juta, 30 juta dan 15 juta.

"Apresiasi ini layak diberikan karena mereka juga telah berkorban seperti sering meninggalkan keluarga," ucap Sekjen PASI, Tigor Tanjung.

Pelatih lari jarak jauh Pikouli yang menangani Agus Prayogo dan Yahuza mendapatkan bonus terbesar yakni Rp200 juta. Sedangkan pelatih lari jarak dekat Henny Maspaitella yang menangani sprinter Franklin Ramses Burumi dan Serafi Anelis Unani mendapatkan Rp180 juta lebih.

"Saya pikir pemberian bonus ini tepat agar para pelatih semakin bersemangat," tutur sprinter putra Franklin yang meraih emas 100 meter, 200
meter dan 4x100 meter.

Sebelumnya, para atlet berprestasi telah mendapatkan bonus dari Pemerintah yakni Rp200 juta bagi peraih emas, Rp50juta untuk perak dan Rp30 juta untuk perunggu. PASI bekerjasama dengan sponsor Bank Mandiri memberikan beasiswa sebesar Rp2 miliar kepada para atlet yang masih bersekolah.

"Pemberian bonus kepada pelatih ini untuk memberikan semangat kepada mereka. Juga sebagai bentuk apresiasi kepada mereka agar tidak merasa atletnya saja yang diperhatikan," ujar Irwan Hidayat, Direktur Utama PT Sido Muncul yang juga salah satu donatur tetap PASI yang kali ini menyumbang Rp150 juta.
Total bonus yang diberikan PASI kepada para pelatih yakni Rp1,2 miliar.

 


Emas Ketiga Adit di Arena SEA Games
 Atlet panahan Indonesia, I Gusti Nyoman Puruhito, berhasil meraih medali emas SEA Games XXVI untuk kategori compound, setelah mengalahkan atlet panahan Filipina, Yap Earl Benjamin, di lapangan panahan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2011). Gusti memperoleh skor total 144, mengalahkan total skor yang diperoleh Yap Earl, 141 poin.
JAKARTA, KOMPAS.com — I Gusti Nyoman Puruhito Praditya Jati yang akrab disapa Adit berhasil meraih emas ketiganya di nomor compound perseorangan putra di ajang SEA Games.
Sebelumnya, ia meraih emas compound perseorangan putra di di SEA Games 2007 dan 2009. "Saya senang bisa meraih emas yang ketiga ini," ujar Adit, pemanah kelahiran 22 Juni 1985 itu.
Dari tiga pertarungan di SEA Games itu, Adit selalu bertemu dengan lawannya di final hari ini, Earl Benjamin Yap. Di SEA Games 2007, Adit meraih emas usai mengalahkan Yap.
Di SEA Games 2009, Adit bertemu Yap di semifinal, lalu Adit melaju ke final dan meraih emas. Di SEA Games 2011 ini, Adit kembali bertemu Yap di final dan kembali unggul.
"Semua berkat kerja keras dan keyakinan saya. Juga bantuan dan bimbingan dari pelatih panahan Malaysia, Michael Soo, yang membantu saya," ujar Adit.

 

 

Pemkot Hutang RSU Soetomo Rp 52 M

Walikota Dianggap Membunuh Massal Warga Miskin

Surabaya - Walikota Surabaya Tri Rismaharini dinilai bisa membunuh massal warga miskin di Surabaya. Pasalnya, biaya pengobatan warga miskin Surabaya non kuota jamkesmas maupun jamkesda sebesar sekitar Rp 52 miliar belum dibayar ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Belasan warga mengatasnamakan Forum Warga Surabaya ini sebelumnya menggelar aksi demo di air mancur perempatan Jalan Panglima Sudirman-Jalan Pemuda dan Jalan Yos Sudarso. Mereka menilai orang nomor satu di Surabaya itu mementingkan urusannya, pesta dan makan enak dari pada memperhatikan kesusahan yang dihadapi rakyat miskin.

"Kami selalu mengawasi perjalanan ibu (Walikota Risma), yang hampir setiap minggu ada namanya tenda untuk pertemuan-pertemuan, pesta, makan-makan enak. Bukannya kami jemu, tapi itu bisa dilakukan, yang penting rakyat miskin selesai dalam permasalahannya," ujar salah satu peserta aksi dari Forum Warga Surabaya saat melakukan aksi di depan rumah dinas Walikota Surabaya Jalan Sedap Malam, Senin (5/12/2011).

"Bagaimana rakyat miskin mau sehat, sementara obat di RS dihentikan pada ini hari karena hutangnya lebih dari Rp 52 miliar belum terbayar," teriaknya.

Para peserta aksi yang juga berorasi menilai, akibat hutang Pemkot yang belum dibayar ke RSU dr Soetomo, membuat rumah sakit mengambil kebijakan, bahwa warga miskin non kuota jamkesmas maupun jamkesda mulai hari ini, Senin 5 Desember 2011, tidak boleh berobat. Kondisi tersebut dinilainya sangat memberatkan warga miskin yang sudah susah.

"Warga miskin Surabaya, jangan pernah sakit. Sebab saat ini anda disuruh membayar. Kota kami sudah tidak mampu membayar anda yang sudah sakit. Untuk warga miskin Surabaya kami mohon anda dilarang sakit, sebab dana untuk rakyat sakit sudah habis. Perhatian sekali lagi, dana untuk orang sakit warga miskin sudah habis, anda jangan pernah sakit," tuturnya

"Mungkin ibu ada di dalam atau tidak dalam (rumah dinas) bisa mendengarkan kami alhamdulillah. Warga miskin cukup sukses cukup sempurna pembunuhan massal," jelasnya.

Selain menggelar aksi di air mancur, belasan orang itu berjalan menuju ke gedung DPRD Surabaya, Jalan Yos Sudarso. Dalam aksinya, massa yang membawa kardus yang bertuliskan: 'Aksi keprihatinan Koin kemanusian kesehatan keluarga miskin'.

Selain itu, massa juga menggelar berbagai poster yang diantaranya bertuslikan, 'Rakyat miskin dilarang sakit', 'Mobdin bisa ditunda, orang sakit diutamakan', 'Jangn bilang demi rakyat kalau tidak peduli rakyat miskin', 'Jangan suka menganiaya orang miskin kualat cuk', 'Hutang bayarmu bedes (kera)' dan berbagai tulisan lainnya.

Di sela-sela aksinya, massa juga melempar koin ke arah gedung DPRD Surabaya dan rumah dinas Walikota Surabaya. Aksi tersebut dinilai sebagain bentuk warga miskin dilarang menggunakan APBD.

"Dewan pemkot kita lempar koin sebagai bentuk kekecewaan rakyat terhadap dewan pemot yang tidak peduli masyarakat miskin, masyarakat kecil," ujar Jubir Forum Warga Surabaya, Hasanuddin.

"Sudah miskin, sakit tapi masih menanggung kesusahannya. Mana kepedulian dari pemokot dewan mana, kita tunggu janji-jani itu," katanya.

"Mereka berkampanye demi rakyat, mereka berkampanye untuk rakyat miskin, tapi kenyataannya, kenyataannya bushet semua itu, mereka ngwaur dalam kampanye," jelasnya.

 

 

 

Politikus Golkar Minta Penuntasan Wisma Atlet

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Hukum dari Fraksi Partai Golongan Karya Bambang Soesatyo mengatakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi harus segera menuntaskan kasus wisma atlet SEA Games dan kasus Bank Century. Kedua kasus ini dianggap sebagai tolak ukur pimpinan KPK dalam memulihkan independensi lembaga antikorupsi yang sempat diragukan.

"Prioritas kerja pimpinan baru KPK adalah memulihkan independensi KPK dan kompak menangkal upaya kooptasi oleh pihak-pihak tertentu. Agenda kerja yang satu ini sangat berat," kata dia kepada Tempo melalui pesan singkat, Senin, 5 Desember 2011.

Pekan kemarin, Komisi Hukum DPR akhirnya menyelesaikan pemilihan empat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang baru. Empat pimpinan baru KPK itu adalah Abraham Samad, Bambang Widjajanto, Zulkarnain, dan Adnan Pandu Pradja. Mereka akan menemani Busyro Muqodas yang masa jabatannya akan habis pada 2013 nanti. Formasi baru ini akan dipimpin oleh Abraham Samad yang rekam jejaknya dianggap belum teruji dalam hal pemberantasan korupsi.

Bambang mengatakan, formasi baru kepemimpinan KPK menumbuhkan harapan baru, sekaligus juga menimbulkan kemarahan dan kegelisahan pihak-pihak tertentu yang merasa mereka tidak bersih dari perilaku korup. Karena itu, Bambang mengatakan, pimpinan KPK harus membuktikan sepak terjangnya dengan menyelesaikan kasus-kasus besar seperti Century dan wisma atlet.

Soal kasus wisma atlet, Bambang mengatakan, pimpinan KPK baru harus menepis anggapan publik bahwa kasus ini hanya akan berhenti pada mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin. Menurutnya, KPK jangan terjebak pada skenario lama seperti yang sudah merebak ini. "Skenario yang saya maksud adalah adanya indikasi bahwa kasus ini dieliminir hanya pada Nazar dan paling jauh Angie (Angelina Sondakh)," ujarnya.

Ia menambahkan, pimpinan KPK harus membuktikan ucapan pimpinan KPK sebelumnya yang menyatakan akan segera ada tersangka baru dalam kasus ini. "Kemarin kan Pak Busyro sempat bilang kalau akan ada tersangka baru. Tapi sampai sekarang mana realisasinya?" tutur Bambang.

Ia mengatakan, DPR akan memantau kinerja 100 hari pimpinan KPK baru ini. Ia berjanji akan menagih janji-janji pimpinan KPK yang mengatakan akan memprioritaskan kasus-kasus besar. "Dua-tiga bulan KPK tetap jalan di tempat, kita akan teriaki. Satu tahun begitu-begitu saja, kita tagih janjinya untuk mundur," ujarnya.