Senin, 05 Desember 2011


 

Atletik Tambah Dua Emas Lagi  


TEMPO.CO, Jakarta:Cabang atletik tampil mencorong di SEA Games kali ini. Dalam lomba hari keempat Selasa, 15 November 2011, cabang ini kembali menyumbang dua medali emas, yakni dari tim estafet 4 X 100 meter putra serta Agus Prayogo di nomor lari 5000 meter.

Dengan sumbangan dua emas itu, atletik yang hanya ditargetkan meraih 7 emas sudah mengumpulkan 11 emas. Besok, masih ada dua emas yang akan diperebutkan di cabang ini, yakni dari nomor maraton.

Tim estafet 4 X 100 meter putra merebut emas setelah finis terdepan dengan catatan waktu 39,905 detik. Meski jauh dari rekor SEA Games, tim yang diperkuat para pelari muda ini sukses mencatatkan prestasi tersendiri. Setelah dalam dua SEA Games terakhir selalu meraih perak, baru kali ini emas bisa ada dalam genggaman. "Saya tidak bisa menyangka karena tadi kami sempat tertinggal jauh," kata Farrel Octaviandi yang menjadi pelari terakhir.

Medali perak menjadi milik tim Singapura yang mencapai garis finis dengan catatan waktu 39,909 detik. Sementara perunggu diraih tim Malaysia yang finis ketiga dengan catatan 40,41 detik. Indonesia memang sempat tertinggal jauh mulai dari pelari ketiga, Fadlin. Sebelumnya Indonesia sudah tampak memimpin saat pelari kedua Franklin Ramses Burumi melesat setelah mengambil tongkat dari Fernando Lumain.

Farrel kemudian berusaha mengejar ketertinggal di 100 meter terakhir, sampai akhirnya masuk bersamaan dengan pelari Singapura. "Saya tidak bisa menyangka, yang jelas ada kekuatan dari Tuhan yang bisa membuat kita bisa seperti ini," katanya.

Sementara itu, tim estafet putra yang diperkuat Nurul Imaniar, Tri Setyo Utami, Serafi Anelis Unani, dan Dedeh Erawati finis kedua dan berhak atas perak. Nurul cs finis dengan catatan waktu 45 detik sekaligus menjadi catatan rekor nasional terbaru mematahkan rekor yang dibuat pada SEA Games Laos 2009 sejauh 45,35 detik. "Meski kita meraih perak saja, tetapi kita tetap bangga karena bisa mempertajam rekor lagi," kata Nurul Imaniar.

Emas untuk Indonesia lainnya dipersembahkan pelari jarak jauh Agus Prayogo setelah finis terdepan di nomor 5000 meter dengan catatan waktu 14 menit 10,01 detik. Sayangnya, Agus tidak bisa mencapai targetnya untuk memecahkan rekor SEA Games 14 menit 8,87 detik. "Saya sangat kecewa, apalagi bedanya tidak terlalu jauh," katanya.

Medali perak juga menjadi milik Indonesia setelah Jauhari Johan finis di urutan kedua dengan catatan waktu 14 menit 35,98 detik. Sementara, medali perunggu menjadi milik Nguyen Van Lai asal Vietnam dengan catatan waktu 14 menit 41,30 detik.

Dwi Ratnawati, yang diharapkan bisa mempersembahkan emas di nomor lempar cakram putri hanya bisa puas meraih perak. Dwi yang melempar sejauh 49,98 meter sulit melampaui sang peraih emas Insaeng Subenrat asal Thailand dengan lemparan sejauh 52,25 meter. Ini sekaligus menjadi rekor SEA Games baru di lempar cakram yang sebelumnya sudah bertahan selama 12 tahun yaitu sejauh 51,48 meter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar