Atletik Indonesia Sudah Sumbang Tujuh Medali Emas
PALEMBANG (Pos Kota) – Atletik Indonesia menyamai rekor perolehan medali emas yang mereka peroleh di SEA Games 2009 Laos, setelah pada hari kedua pertandingan cabang atletik SEA Games 2011, Minggu (13/11), menyabet tambahan tiga medali emas dari 12 medali yang diperebutkan. Sehari sebelumnya, atletik membukukan empat medali emas.Dengan demikian, atletik Indonesia sudah membukukan tujuh medali emas SEA Games 2011. Pada hari pertama emas diraih Rini Budiarti dari nomor lomba 3.000m halang rintang (steeplechase), Franklin Ramses Buruni (100m putra), serta Serafi Anelis unani (100m putri), dan Triyaningsih (lari jarak jauh 10.000m putri).
“Kami memang ingin medali emas sebanyak-banyaknya, tetapi setidaknya kami bisa mempertahankan tujuh medali yang kami rebut di Laos,” kata Tuti Merdiko, Wakil Sekjen PB-PASI usai pertandingan di Stadion Atletik Jakabaring, tadi malam.
Agus Prayoga yang turun di nomor Men’s 10000m menyumbangkan medali emas pertama pada pegelaran hari kedua pertandingan atletik. Sayang, Dedeh Erawati yang diunggulkan di nomor Women’s 100m Hurdles, gagal memberikan yang tarbaik bagi Indonesia setelah finis di urutan kedua dengan selisih 0,02 dari perebut emas dari Thailand, Wallapa Punsoongneun dengan catatan waktu 13.51.
Kemenangan Agus merebut medali emas nomor 10000m semakin sempurna setelah rekannya Johan Jauhari merebut medali perak. Agus mencatkan angka 30.10.43, sedangkan Johan membukukan waktu 30.43.62. Sedangkan medali perunggu menjadi milik Vietnam, Van Lai Nguyen yang membukukan waktu 31.22.20.
“Saya tidak terlalu ngotot, sebab saat 5000m waktu saya sudah melewati waktu saat pertandingan di Laos 2009. Karena itu, saya jaga ritme saja sehingga tidak terlalu ngogot untuk memperbaiki rekor saya, 23.25 detik,” prajurit TNI-AD berpangkat Sersan Dua dari kesatuan Secapa TNI-AD tersebut.
Target PB-PASI untuk melewati perolehan medali emas SEA Games Laos, sangat terbuka lebar. Seperti diungkapkan Agus Prayoga yang akan turun di nomor 5000m. “Saya akan all-out (habis-habisan) untuk 5000m nanti,” kata dia.
Mengomentari Eduardo Buenaviesta yang mundur sebelum start, Agus Prayoga mengatakan, “Dia melakukan itu untuk simpan energi. Dia nanti akan turun di nomor 5000m, dia pasti akan habis-habisan di sana,” kata Agus.
Dari nomor Mens’s 1500m final, Ridwan menambah pundi-pundi emas Indonesia setelah mengalahkan Filipina, Mervin Guarte. Ridwan unggul tipis dengan waktu 3.47.63, sedangkan Guarte 3.47.65. Di posisi ketiga untuk medali perak, direbut atlet Malaysia, Mohd. Jironi Ridzuan dengan waktu 3.49.27.
Indonesi juga menyumbangkan medali emas dari nomor Men’s 400m atas nama Astriyanto Heru dengan waktu 47.53, sedangkan medali perak direbut Christian Bangsit Archand dengan catatan waktu 47.71, serta medali perunggu direbut Leuwol Yacobus dengan membukukan waktu 47.97.(ian/hasby/b)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar