Bambang Pamungkas-Patrich Wanggai Adu Tajam
TRIBUN-MEDAN.com,JAKARTA - Persija Jakarta dan Persidafon
Dafonsoro akan bertemu pada pertandingan Indonesia Super League (ISL) di
Stadion Utama Gelora Bung Karno, sore ini, Senin (5/12/2011).
Pertandingan
akan menjadi bukti siapa pemain yang paling tajam mewakili kedua tim.
Persija diperkuat oleh pemain veteran dan top skor sementara di timnas
Indonesia, Bambang Pamungkas. Sementara Persidafon diisi oleh pemain
timnas U-23 yang notabene adalah top skor diajang SEA Games XXVI di
tubuh Garuda Muda. Pertandingan nanti sore akan menjadi pembuktian siapa
yang paling tajam antara pemain beda generasi ini.
Kedua pemain
ini juga belum mencetak gol pada pertandingan perdana. BP yang dijadikan
starter terlihat belum nyetel dengan permainan Persija yang banyak
dihuni pemain muda. Justru Rahmad Afandi yang berhasil memecah kebuntuan
Persija kala mengalahkan Deltras Sidoarjo.
Sedangkan bagi
Wanggai, pertandingan sore ini adalah yang pertama kalinya baginya
karena sebelumnya ia hanya bermain di divisi utama (Persidafon Dafonsoro
adalah tim promosi). Ketika dikalahkan tuan rumah PSPS Pekanbaru 4-1,
Wanggai juga absen karena pertandingan tersebut hanya selang satu hari
setelah bergabung dengan Indonesia Selection melawan LA Galaxy.
Di kubu Persija Jakarta, mereka kembali mengusung kemenangan setelah menyabet tiga poin dari Deltras.
Sekretaris tim Persija, Ferry Indra Syarif mengaku timnya akan memanfaatkan statusnya sebagai tuan rumah dalam laga nanti.
"Ini
pertemuan pertama kami dengan Persidafon. Karena main kandang, kami
tetap bisa mengambil poin penuh. Sekali lagi kami optimalkan main
dikandang," katanya tadi malam.
Akan tetapi ia menyadari, Persija
kini masih membutuhkan organisasi permainan yang lebih solid. Hal
tersebut sebelumnya juga dicetuskan oleh sang pelatih, Iwan Setiawan
yang mengaku kemenangan melawan Deltras Sidoarjo berbau keberuntungan.
"Kami
mengalami banyak perubahan. 50 persen diisi oleh muka-muka baru dan
anak muda dan mereka butuh pengalaman. Meski ada beberapa timnas U-23
kebersamaan mereka sangat singkat. Tapi kami bangga dengan mereka tidak
terlihat canggung ketika bermain," paparnya.
"Kami telah menarik
pelajaran dengan pertandingan kemarin (Deltras). Pastinya akan ada
perbedaan daripada pertandingan kemarin," pungkasnya.
Sementara
itu, pihak Persidafon telah menyiapkan satu pemain yakni Patrich Wanggai
yang akan dijadikan tumpuan kala meladeni tuan rumah Persija Jakarta.
Hadirnya, Wanggai yang akan mengisi lini depan Persidafon diyakini akan semakin memperkokoh komposisi pemain Persidafon.
"Kami
bersyukur besok bisa lebih komplit. Kami bisa memainkan Patrich
Wanggai, Cristian Warobai, Ngon Ajam, mudah-mudahan bisa lengkap semua,"
terang asisten pelatih Persidafon, Isman Jasulmei.
Selain ketiga
pemain tersebut, tim promosi ini juga akan diperkuat pemain veteran
yang sempat melambung namanya seperti Eduard Ivakdalam dan Bejo
Sugiantoro. Akan tetapi, Persidafon tidak bisa memainkan dua pemain
asingnya Itimi Dickson dan Alain N'kong yang juga terkendala masalah
International Transfer Certivicate (ITC).
Meski demikian, Isman
mengaku optimis dengan komposisi pemain yang dipersiapkan, paling tidak
hasil seri tidak mustahil bisa didapat, atau bahkan kemenangan pertama
di kandang lawan.
"Intinya pemain jangan panik melawan Persija
dan kami berharap pemain bisa kerja keras di lapangan. Nanti hasilnya
akan datang," ucapnya.(*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar