Sore Ini, SBY Menjamu Atlet SEA Games
TEMPO.CO, Jakarta
- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang panitia dan atlet-atlet
SEA Games untuk menikmati jamuan teh sore di halaman tengah Komplek
Istana Negara, Senin, 5 Desember 2011. Halaman rumput hijau luas yang
jarang digunakan, kecuali untuk acara-acara tertentu itu, sore ini
menerima sejumlah atlet yang telah menyumbangkan emas, perak, dan
perunggu bagi Indonesia di SEA Games XXVI Palembang, Sumatera Selatan
bulan lalu.
Dalam laporannya, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan bahwa yang hadir saat ini hanya sebagian dari para atlet penyumbang medali untuk Indonesia. "Sebenarnya semua ingin hadir, tapi sebagian sudah pulang kampung karena sudah berlatih berbulan-bulan di pelatnas. Jadi, setelah pemberian bonus mereka pulang kampung," ujarnya tersenyum bangga.
Menurut Andi, inilah hasil yang telah dicapai atlet-atlet Indonesia dengan menyumbang 182 emas, 152 perak, dan 145 perunggu. Ia berharap di perhelatan akbar berikutnya, Indonesia bisa mempertahankan posisi juara umum ini. "Ini bukan puncak prestasi. Ini awal kebangkitan olahraga Indonesia menuju prestasi yang lebih baik lagi," kata dia. "Dua tahun lagi di Myanmar kita bisa menjadi juara lagi.
Dari sekitar 150-an atlet yang datang itu, ada dua atlet muda yang mencolok prestasinya. Dia adalah I Gede Siman Sudhartawa dan Triyaningsih. I Gede adalah atlet renang yang berusia 17 tahun yang memperoleh empat medali emas. Sedangkan Triyaningsih, 23 tahun, adalah atlet lari yang memperoleh tiga medali emas.
Dalam acara santai sore ini, tak lupa Presiden juga mengundang panitia KTT ASEAN di Bali yang juga dianggap sukses menggelar acara tingkat internasional itu.
MUNAWWAROH
Dalam laporannya, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan bahwa yang hadir saat ini hanya sebagian dari para atlet penyumbang medali untuk Indonesia. "Sebenarnya semua ingin hadir, tapi sebagian sudah pulang kampung karena sudah berlatih berbulan-bulan di pelatnas. Jadi, setelah pemberian bonus mereka pulang kampung," ujarnya tersenyum bangga.
Menurut Andi, inilah hasil yang telah dicapai atlet-atlet Indonesia dengan menyumbang 182 emas, 152 perak, dan 145 perunggu. Ia berharap di perhelatan akbar berikutnya, Indonesia bisa mempertahankan posisi juara umum ini. "Ini bukan puncak prestasi. Ini awal kebangkitan olahraga Indonesia menuju prestasi yang lebih baik lagi," kata dia. "Dua tahun lagi di Myanmar kita bisa menjadi juara lagi.
Dari sekitar 150-an atlet yang datang itu, ada dua atlet muda yang mencolok prestasinya. Dia adalah I Gede Siman Sudhartawa dan Triyaningsih. I Gede adalah atlet renang yang berusia 17 tahun yang memperoleh empat medali emas. Sedangkan Triyaningsih, 23 tahun, adalah atlet lari yang memperoleh tiga medali emas.
Dalam acara santai sore ini, tak lupa Presiden juga mengundang panitia KTT ASEAN di Bali yang juga dianggap sukses menggelar acara tingkat internasional itu.
MUNAWWAROH

Tidak ada komentar:
Posting Komentar